Postingan

Hugo Münsterberg

Gambar
BIOGRAFI Hugo Münsterberg lahir pada tanggal 1 Juni 1863 di Danzig, Konfederasi Jerman. Ia meninggal dengan umur 53 tahun ;  tanggal 16 Desember 1916 di Cambridge, Massachusetts, Amerika. Münsterberg adalah seorang psikologi kebangsaan Jerman-Amerika dan kewarganegaraan Amerika. Dia adalah salah satu pelopor psikologi terapan, memperluas penelitian dan teori-teori untuk Industri/Organisasi (I/O), hukum, medis, klinis, pendidikan dan pengaturan bisnis. Münsterberg mengalami gejolak besar dengan pecahnya perang dunia pertama. Terpecah antara kesetiaannya kepada Amerika dan tanah airnya, dia sering membela tindakan Jerman, ini menarik reaksi yang sangat kontras. Hugo Münsterberg  adalah seorang anak yang lahir di dalam sebuah keluarga pedagang di Danzig (kini Gdansk, Polandia). Ayahnya bernama Moritz (1825-1880) adalah seorang pedagang kayu yang sukses sedangkan ibunya bernama Minna Anna Bernhardi (1838-1875) adalah seorang seniman yang diakui dan juga musisi. Bernhardi ada...

Semut dan Belalang

Gambar
        Cerita semut dan belalang adalah salah satu filosofi yang menarik untuk saya. Cerita ini juga ngebuat semangat banget ngerjain tugas-tugas yang lagi numpuk biar cepet-cepet dikerjain.Sekilas gini ceritanya.........Jadi sewaktu mau datang musim kemarau maupun musim dingin, semut udah bergegas dari jauh-jauh hari buat nyiapin persediaan makanan supaya ketika musim tersebut datang mereka enggak kelaparan maupun kehausan. Semut tuh rajin banget, tekun sih mungkin ya kalau diibaratin sama mahasiswa yang lagi berusaha buat semangat menyelesaikan tugas-tugasnya. Semut tetep kerja keras ngumpulin makanan walaupun diejek-ejek belalang. Kata belalang, semut enggak tahu gimana caranya bersenang-senang. Belalang emang nyebelin banget -_- wkwkwk. Ibaratnya tuh, kalau belalang identik sama mahasiswa / pelajar yang suka banget hura-hura atau seneng-seneng di depan dan menyesal dibelakang *devillaugh* wkwk. Seneng-seneng dan meninggalkan tugas serta kewajibannya sebagai...

Generasi Muda dengan Pergerakan Dinamis Teknologi Informasi

Gambar
    Teknologi Informasi atau yang akrab disebut dengan IT (Information Technology) adalah hal yang dapat dikaitkan dengan berbagai macam bidang. Teknologi Informasi sendiri juga dibungkus dalam berbagai macam bentuk serta fungsi.Beberapa fungsi dari teknologi informasi yaitu dapat mengelola data, menghitung, menyimpan, mempresentasikan bahkan memanipulasi data. Pada pembahasan ini, tema yang diangkat mengenai "The future of IT" yang akan lebih dikaitkan dengan pandangan generasi muda, pemanfaatan dimasa depan, dan latar belakang dari timbulnya teknologi informasi yang tidak dapat dihentikan ataupun dibatasi seiring dengan perjalanan kehidupan.     Tahukah anda? Siapa penemu ponsel pertama kali di dunia? Mungkin banyak dari antara kita yang menggunakan handphone tetapi tidak mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut. Jawabannya adalah Martin Cooper.Butuh waktu 90 hari pada tahun 1972 untuk menciptakan prototipe pertama dalam bentuk yang fleksibel, kecil dan muda...

A tragedy?

    I found a quote tonight. It said : "You meet someone. You two get close. It's all great for awhile. Then someone stops trying. Talk less. Awkward conversations. The drifting. No communication whatsoever. Memories start to fade. Then the person you know becomes the person you KNEW. That's how it usually goes, right? Sad isn't it."     Love is a tragedy sometimes. But we can't ignore anymore. Love is a part of life. If we live in our life, we feel it.Love is a part and it will change to apart if love doesn't exist again for one of them who ever fallen in love.     Now, i feel lost.All of lost start from misscommunication.One of many factors why two people have separated. Can't find the solving problem.     Start with love and over with become a poison.Past is the past. Never be a future.     However we can still get a beautiful love life:) If there are so much possibilities about breakaway, there are so much possibiliti...

Debu

Sengatan matahari kini sangat menyiksa Membakar kulit hingga tidak tersisa Letih sudah kurasa perjalanan panjang ini Menelan banyak waktu dan korban jiwa Sang bulan, sang mentari Jangan kau ubah malam menjadi pagi Sang pelangi, sang hujan Jangan kau ubah bahagia menjadi tangis Tertatih sudah aku berlari Menghadapi kenyataan pahit tak kunjung usai Dalam penantian tidak berujung Harap terus mengasah takut dan luka berdampingan Kini kertas telah berubah menjadi debu Dilahap jago merah tanpa ampun Hingga debu tertiup angin Menghilang ditelan sang waktu

Daun dan Ranting

Daun tetap menari bersama angin yang menghembuskannya Dibawah detik waktu yang terus bergulir Semakin hari daun semakin jauh dari ranting Semakin jauh hingga daun menjadi usang dan mati Angin terus membawanya kian-kemari Sehingga daun terus berlari tanpa henti Berharap nasib baik berpihak kepadanya Berharap angin tidak meninggalkannya seperti ranting Ranting melepaskan dan membiarkan daun pergi Ranting membiarkan daun mencicipi dunia tanpanya Walau sarat beban menyiksa Daun berusaha untuk hidup tanpa ranting Dari kejauhan, daun berharap agar ranting mengingatnya Mengingatnya sebagai daun walau kini warnanya bukan lagi hijau Daun berharap ranting menantikannya setiap hari Daun berharap ranting percaya daun akan kembali Karena dalam sesak daun tetap percaya daun akan kembali Daun tetap bertahan walau perlahan warnanya berubah menjadi cokelat Perlahan serat-seratnya hilang tergores waktu dan angin Daun tetap bertahan menantikan alam akan mengembalikannya kepada rant...

Pejuang Nafkah Kehidupan

    Langit seolah mendung     Melihatnya, berarak kian kemari     Ditarik angin tanpa arah yang pasti     Karena sayap tidak lagi dapat menyibakkan angin     Tulang-tulangnya kian melemah     Nafasnya terengah-engah     Keringanya bercucuran tanpa henti     Menatap langit yang tak jua teduh     Sorot matanya mulai sayu     Badannya terlihat amat letih     Diusianya yang sudah tua     Ia paksakan untuk tetap berlari     Lalu lintas berlalu-lalang didepan matanya     Banyak orang yang melirik tanpa peduli     Bagi mereka para pejuang nafkah tidaklah lagi penting     Karena kini mereka ada di kursi nyaman     Tanpa merasakan sakitnya sengatan sang matahari     Dinginnya udara malam yang menghancurkan tulang     Wahai daun yang tertiup angin     D...